Remaja di Era Globalisasi
REMAJA…
Remaja adalah masa perantara dari masa anak – anak menuju masa dewasa. Dimasa ini seseorang lebih senang berkumpul dengan temannya ketimbang bersama keluarga. Disaat seseorang menginjak masa remaja, ia mulai mengalami ketertarikan pada lawan jenis. Mereka juga mulai menginginkan kebebesan yang mutlak dalam bergaul. Masa remaja adalah masa yang sangat rawan. Hal ini karena remaja lebih banyak menghabiskan waktunya dengan temannya. Bila ia salah memilih seorang teman, maka sudah barang tentu ia akan terjerumus kedalam jurang kesesatan. Dan ini berakibat masa depannya akan hancur berantakan.
Di era globalisasi yang tengah di alami negara – negara di seluruh dunia, ada dampak negatif khususnya bagi dunia remaja. Remaja di era globalisasi begitu berubah drastis dengan remaja pada zaman dahulu. Sangatlah memprihatinkan. Mereka menganut kebebesan mutlak tanpa batas yang tidak dibarengi dengan pertanggung jawaban.
Mereka lebih banyak berada di luar rumah ketimbang di rumah bersama keluarga. Di era globalisasi sekarang ini, remaja sudah tidak menganggap adanya norma – norma, baik norma di masyarakat, kesusilaan bahkan norma agama. Gaya hidup hura- hura, pakaian ala barat “ you can see “, pergaulan yang begitu bebas, pergi ke clubbing, penyalahgunaan obat – obat terlarang hingga terjadinya free sex bahkan banyaknya remaja yang bunuh diri karena tak tahan lagi dengan permasalahan yang begitu membuncak, kini begitu marak di kalangan remaja.
Ini semua adalah dampak dari adanya era globalisasi. Namun, bukan hanya karena era globalisasi saja, akan tetapi karena kurangnya perhatian orang tua dalam pergaulan anaknya yang telah menginjak masa remaja. Orang tua seharusnya memperhatikan pergaulan anaknya. Dengan siapa anaknya bergaul.
Di zaman sekarang ini, pergaulan yang begitu bebas sudah menjadi tren di kalangan mereka. Remaja yang notabennya adalah masih seorang pelajar ia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk hura – hura daripada belajar. Padahal remaja adalah penerus bangsa ini. Di tangan mereka nasib bangsa ini. Akan lebih baik lagi ataukah terpuruk. Lalu apa jadinya bangsa dan negara ini di tangan remaja modern sekarang yang telah terkena dampak negatif globalisasi??
Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa norma – norma sudah tak berarti lagi bagi mereka. Remaja khususnya para wanita sudah tidak canggung lagi memakai pakaian ala barat “ you can see “ di depan umum. Bagi mereka itu adalah hal yang wajar – wajar saja. Pakaian yang semestinya di gunakan hanya di dalam rumah bahkan kamar, kini malah di pakai di depan orang banyak.
Pacaran menjadi sesuatu yang amat sangat populer.
Tak heran jika sekarang ini kita sering melihat remaja – remaja hamil di luar nikah atau bahkan seorang bayi suci yang lahir tak berdosa tanpa seorang ayah.
Banyak juga remaja – remaja yang rela mengakhiri hidupnya dengan jalan bunuh diri. Remaja yang telah melakukan free sex dan ternyata hamil, mereka rela mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri karena malu akan aib yang di menimpanya.